


TNI AL-Kodaeral IX (4/5/2026) | Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX melepas keberangkatan dua unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yaitu KRI Balongan-908 dan KRI Kapak-625 melanjutkan misi opersi di Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Ambon, Maluku, Senin (4/5/2026).
Keberangkatan kedua kapal ini merupakan bagian dari penguatan pengamanan wilayah perairan Timur Indonesia melalui operasi rutin dan latihan gabungan.
KRI Balongan-908, di bawah komando Letkol Laut (P) Wida Adi Prasetya, bertolak menuju daerah operasi dalam rangka pelaksanaan Operasi Tameng Papua-26 Periode II.
Operasi ini difokuskan pada penegakan kedaulatan dan hukum di perairan Papua guna menjamin keamanan jalur logistik serta mencegah aktivitas ilegal di laut.
Turut serta dalam pelayaran ini adalah Asops Danguspurla Koarmada III, guna memantau langsung jalannya taktis operasi di lapangan.
Secara bersamaan, KRI Kapak-625 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Sulang Priambodo, juga meninggalkan dermaga dalam rangka Operasi Cendrawasih Jaya-26. Keberangkatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Latihan Operasi Gabungan (Latopsgab) TNI Tahun Anggaran 2026.
Keberangkatan dua unsur KRI tersebut dilepas dengan upacara kehormatan Merflug yang dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Guspurla Koarmada III dan Kodaeral IX.
Kegiatan pelepasan berlangsung dengan khidmat dan aman, menandai kesiapan penuh personel maupun alutsista TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan serta keamanan di perairan wilayah timur Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf (KS) Guspurla Koarmada III, Kadissyahal Kodaeral IX, Jajaran Paban dan Pabandya Guspurla Koarmada III, Paur Opslatkes Rumkit, Danton dan pasukan merflugh dari Kodaeral IX. (@Dispen Kodaeral IX).